PORTALBUANA.ASIA, KERINCI – Seorang warga Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim gabungan pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui bernama Yunasril alias Junai bin Marjam (alm). Ia ditemukan di sebuah pondok sawah yang berada di antara Desa Pulau Tengah dan Desa Lempur Danau, Kecamatan Keliling Danau, setelah dilakukan pencarian intensif oleh aparat kepolisian bersama masyarakat dan keluarga.
Kapolsek Gunung Raya, AKP Zulkasi, memimpin langsung proses pencarian yang melibatkan personel Polsek Gunung Raya, pemerintah desa, serta warga setempat. Pencarian dilakukan menyusul laporan hilangnya korban sejak Kamis (19/3/2026).
“Korban ditemukan dalam keadaan sehat. Selanjutnya langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar AKP Zulkasi dalam keterangannya.
Proses pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah wilayah yang diduga menjadi jalur pergerakan korban, mulai dari Desa Lolo Kecil hingga Desa Lempur Danau. Informasi dari masyarakat yang sempat melihat korban berjalan sendirian pada malam hari menjadi petunjuk penting bagi tim dalam menentukan arah pencarian.
Dari hasil penyisiran tersebut, tim gabungan akhirnya melihat sosok pria yang duduk sendirian di sebuah pondok sawah. Setelah didekati, dipastikan bahwa pria tersebut adalah Yunasril yang selama ini dicari.
Sebelumnya, korban diketahui terakhir berada di perladangan milik adiknya, Liano, di Desa Air Mumu, Kecamatan Gunung Raya, pada Kamis pagi. Namun, sekitar pukul 12.30 WIB, korban tidak lagi berada di lokasi setelah sang adik selesai melaksanakan salat Zuhur secara bergantian.
Kejadian hilangnya korban baru diketahui secara luas oleh keluarga dan pemerintah desa pada Minggu malam (22/3/2026), setelah adanya informasi dari salah satu anggota keluarga korban yang berada di Malaysia. Informasi tersebut kemudian segera ditindaklanjuti oleh Kepala Desa Bunga Tanjung, Edia Satria, bersama pihak kepolisian dan masyarakat.
Pada Senin pagi (23/3/2026), tim gabungan langsung bergerak melakukan pencarian di lokasi awal hilangnya korban, termasuk memeriksa rekaman CCTV yang diduga dapat memberikan petunjuk. Pencarian kemudian diperluas hingga ke beberapa desa lain berdasarkan keterangan warga.
Dari keterangan pihak keluarga dan pemerintah desa, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan berupa depresi, yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab korban meninggalkan lokasi tanpa sepengetahuan keluarga.
Kepala Desa Bunga Tanjung, Edia Satria, mewakili keluarga besar korban menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Kerinci, khususnya Polsek Gunung Raya, atas respons cepat dan kerja sama dalam proses pencarian.
“Alhamdulillah korban sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian dan seluruh masyarakat yang telah membantu,” ujarnya.
Saat ini, korban telah berada di rumah keluarganya di Desa Bunga Tanjung untuk mendapatkan perawatan dan pengawasan lebih lanjut.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Unit Intelkam Polsek Gunung Raya menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi serta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat pasca kejadian tersebut.



0Comments