PORTALBUANA.ASIA, KERINCI — Insiden kekerasan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Kerinci. Seorang pemuda bernama Dio, warga Desa Sungai Medang, mengalami luka parah setelah menjadi korban pembacokan dalam peristiwa berdarah yang terjadi di perbatasan Desa Sungai Medang dan Desa Sungai Tutung, Sabtu (malam) sekitar pukul 00.00 WIB.
Peristiwa tersebut sontak menghebohkan warga sekitar yang tidak menyangka aksi kekerasan terjadi di tengah suasana malam yang relatif sepi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari teguran yang disampaikan korban kepada terduga pelaku, Priska. Teguran itu bertujuan mengajak pelaku untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Namun, niat baik tersebut justru berujung petaka. Pelaku diduga tersinggung dan tidak menerima teguran tersebut. Dalam kondisi emosi, Priska kemudian pulang ke rumahnya untuk mengambil sebilah parang. Tidak lama berselang, pelaku kembali ke lokasi dan langsung melakukan penyerangan secara brutal terhadap korban.
Serangan itu mengakibatkan Dio mengalami luka serius di bagian perut dan telinga. Luka yang cukup parah membuat korban bersimbah darah di lokasi kejadian. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan dengan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Melati, Kota Sungai Penuh. Kondisi korban dilaporkan masih dalam penanganan tim medis, mengingat luka yang dialami cukup serius dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, pihak kepolisian telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Aparat juga masih mendalami motif pasti di balik aksi kekerasan tersebut, termasuk kemungkinan adanya persoalan lain yang melatarbelakangi kejadian.
Hingga kini, terduga pelaku Priska diketahui masih melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian. Aparat kepolisian terus melakukan pengejaran dan mempersempit ruang gerak pelaku.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku.
Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat tindakan kekerasan yang terjadi tidak hanya mengancam keselamatan individu, tetapi juga meresahkan masyarakat. Aparat menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.


0Comments