PORTALBUANA.ASIA, KERINCI – Terkait beredarnya pemberitaan berjudul “Polres Kerinci Amankan Dua Pelaku Curas di Desa Koto Keras, Satu Pelaku Masih Diburu” yang sebelumnya dibagikan oleh akun Facebook Firman Conet dari salah satu media ini kini muncul persoalan baru setelah salah satu akun Facebook lain diduga mencatut nama dan foto profil Firman Conet untuk menyebarkan ulang berita tersebut dengan narasi yang menimbulkan kesan negatif terhadap nama Arwin Kincay.
Akun Facebook atas nama media viral yang diduga palsu tersebut menggunakan foto profil serta nama yang menyerupai akun asli Firman Conet, sehingga membuat masyarakat mengira unggahan tersebut berasal dari akun resmi miliknya. Dalam unggahan tersebut, terdapat narasi yang mengaitkan nama Arwin Kincay dengan kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), sehingga menimbulkan asumsi liar dan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Firman Conet menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membuat maupun menyebarkan informasi yang mencatut nama Arwin Kincay dalam konteks negatif seperti yang beredar saat ini. Ia menyebut tindakan oknum yang menggunakan identitasnya tersebut sebagai perbuatan yang sangat merugikan dan mencoreng nama baik dirinya sebagai pemilik akun asli.
“Saya sangat dirugikan karena nama dan foto profil saya dicatut oleh akun lain. Ini jelas tindakan yang tidak bertanggung jawab dan bisa menyesatkan masyarakat. Saya tidak pernah membuat narasi seperti itu,” tegas Firman Conet.
Sementara itu, Arwin Kincay juga merasa dirugikan karena namanya ikut terseret dalam pemberitaan yang tidak memiliki dasar yang jelas. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kaitan apa pun dengan kasus curas yang dimaksud dan meminta agar masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
“Nama saya dicatut dan dikaitkan dengan kasus yang tidak ada hubungannya dengan saya. Ini sangat merugikan secara pribadi maupun sosial. Saya berharap masyarakat bisa lebih bijak menyikapi informasi seperti ini,” ujar Arwin.
Atas kejadian tersebut, Firman Conet menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap oknum yang diduga telah mencatut identitasnya serta menyebarkan informasi yang berpotensi mencemarkan nama baik dirinya dan Arwin Kincay. Langkah hukum ini dianggap penting agar ada efek jera serta menjadi pelajaran bagi pihak lain agar tidak sembarangan menggunakan identitas orang lain di media sosial.
“Saya akan membawa persoalan ini ke jalur hukum. Ini bukan persoalan sepele, karena menyangkut nama baik dan kepercayaan publik. Saya ingin pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya,” tegas Firman.
Selain itu, pihak Arwin Kincay juga membuka kemungkinan untuk mengambil langkah hukum serupa apabila pencemaran nama baik tersebut terus berlanjut dan tidak ada itikad baik dari pihak yang menyebarkan informasi tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Penyebaran informasi palsu, pencatutan identitas, serta fitnah digital dapat berdampak serius dan memiliki konsekuensi hukum yang tidak ringan.
Firman Conet dan Arwin Kincay berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat serta memulihkan nama baik mereka dari pemberitaan yang dinilai telah menimbulkan persepsi negatif.



0Comments