TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
HUT ke-18 Sungai Penuh, Fahrudin Dorong Samsat Definitif dan Perjuangkan Akses Jalan untuk Masyarakat

HUT ke-18 Sungai Penuh, Fahrudin Dorong Samsat Definitif dan Perjuangkan Akses Jalan untuk Masyarakat

HUT ke-18 Sungai Penuh, Fahrudin Dorong Samsat Definitif dan Perjuangkan Akses Jalan untuk Masyarakat
Table of contents
×


PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Sungai Penuh tahun 2026, berbagai harapan disampaikan demi mendorong kemajuan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Salah satu harapan tersebut disampaikan Fahrudin, anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi Partai Golkar, Komisi II. Pada momentum hari jadi Kota Sungai Penuh ini, ia berharap pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Jambi terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan mudah dijangkau masyarakat.

Fahrudin mengucapkan selamat HUT ke-18 kepada seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh. Ia berharap bertambahnya usia kota ini menjadi momentum untuk semakin mematangkan pelaksanaan otonomi daerah, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Selamat Hari Ulang Tahun ke-18 Kota Sungai Penuh tahun 2026. Semoga kota yang kita cintai ini semakin maju, mandiri, dewasa dalam menjalankan otonomi daerah, serta mampu menghadirkan pelayanan pemerintahan yang semakin baik bagi seluruh masyarakat," ungkap Fahrudin.mmm

Selain menyampaikan ucapan selamat, Fahrudin juga menaruh harapan besar terhadap kehadiran Gubernur Jambi melalui Tim Pembina Samsat Provinsi Jambi bersama Ditlantas Polda Jambi agar dapat memberikan perhatian serius terhadap peningkatan status pelayanan Samsat di Kota Sungai Penuh.

Ia berharap pembentukan UPTD Samsat definitif Kota Sungai Penuh yang berdiri sendiri dan terpisah dari UPTD kabupaten induk dapat segera memperoleh persetujuan serta dukungan dari pemerintah provinsi.

Menurut Fahrudin, keberadaan Samsat definitif sangat penting untuk memperkuat pelayanan administrasi kendaraan bermotor, mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

"Harapan saya, pada momentum HUT ke-18 ini, Kota Sungai Penuh mendapatkan kado istimewa berupa persetujuan pembentukan UPTD Samsat definitif yang berdiri sendiri. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat semakin maksimal, efektif, dan lebih dekat dengan kebutuhan warga," ujarnya.

Di sisi lain, Fahrudin juga menyampaikan bahwa salah satu bentuk perjuangan yang dipersembahkannya bagi masyarakat Kota Sungai Penuh adalah terkait pembongkaran bollard atau tiang pembatas jalan yang sebelumnya terpasang di depan Gedung Nasional.

Menurutnya, pembongkaran bollard tersebut merupakan langkah penting dalam mengembalikan fungsi dan akses jalan agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara lebih leluasa. Ia menilai fasilitas jalan umum semestinya memberikan kemudahan mobilitas dan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat.

Fahrudin mengungkapkan, perjuangan untuk memperjuangkan pembongkaran bollard tersebut bukanlah perkara mudah. Berbagai dinamika dan perbedaan pandangan harus dihadapi, bahkan persoalan tersebut sempat berlanjut ke proses persidangan hukum yang cukup panjang.

Namun, ia menyebut perjuangan tersebut akhirnya memperoleh kepastian setelah adanya putusan Pengadilan Tinggi Jambi yang menganulir putusan Pengadilan Negeri Sungai Penuh. Berdasarkan putusan tersebut, sebagaimana disampaikan Fahrudin, bollard dimaksud tidak perlu dipasang kembali.

"Perjuangan ini terkadang disalahpahami oleh sebagian pihak. Bahkan, saya harus melalui proses persidangan yang cukup panjang. Namun, saya percaya bahwa Tuhan tidak pernah tidur. Alhamdulillah, melalui putusan Pengadilan Tinggi Jambi, putusan sebelumnya dianulir dan dinyatakan bahwa bollard tersebut tidak perlu dipasang kembali," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa hasil perjuangan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi ataupun mencari pengakuan, melainkan demi kepentingan masyarakat luas yang membutuhkan akses jalan yang terbuka, nyaman, dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

"Ini bukan kemenangan saya pribadi, melainkan kemenangan masyarakat. Sebab, akses jalan tersebut merupakan fasilitas umum yang sudah seharusnya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat," tegasnya

Lebih lanjut, Fahrudin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengharapkan pujian maupun pengakuan atas setiap perjuangan yang dilakukan. Baginya, menjalankan amanah sebagai wakil rakyat merupakan tanggung jawab moral yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

Ia menyebut, setiap aspirasi dan kepentingan masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam menjalankan tugas sebagai anggota legislatif.

"Saya tidak membutuhkan pujian. Diterima ataupun tidak, inilah bentuk tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat. Ketika sumpah dan amanah telah diletakkan di pundak saya, maka kepentingan, kenyamanan, dan kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas yang diperjuangkan," ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Fahrudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh maupun masyarakat dari luar daerah yang selama ini memberikan dukungan, perhatian, serta doa terhadap perjuangan yang dilakukannya.

Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat terus terjaga demi mewujudkan Kota Sungai Penuh yang semakin maju, nyaman, mandiri, serta senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh dan masyarakat dari luar daerah yang selama ini hadir melalui doa serta memberikan dukungan terhadap perjuangan ini. Semoga Allah SWT, Rabbal Alamin, senantiasa melindungi kita semua, memberikan keberkahan, dan menjadikan setiap perjuangan sebagai jalan kebaikan bagi masyarakat. Amin," tutup Fahrudin.

0Comments