TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Sehari Usai Idul Adha 1447 H, Tumpukan Sampah Dan Aroma Menyengat Ganggu Warga Di Jalur Dua Desa Gedang

Sehari Usai Idul Adha 1447 H, Tumpukan Sampah Dan Aroma Menyengat Ganggu Warga Di Jalur Dua Desa Gedang

Sehari Usai Idul Adha 1447 H, Tumpukan Sampah Dan Aroma Menyengat Ganggu Warga Di Jalur Dua Desa Gedang
Table of contents
×



PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Sehari usai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, kondisi kebersihan di kawasan Jalur Dua Jalan Baru Desa Gedang, Kecamatan Sungai Penuh, masih memprihatinkan. Tumpukan sampah terlihat berserakan di sejumlah titik di sepanjang jalan dan menimbulkan aroma menyengat yang mengganggu kenyamanan masyarakat maupun pengendara yang melintas.


Pantauan awak media di lapangan, sampah rumah tangga bercampur limbah lainnya tampak menumpuk di pinggir jalan tanpa penanganan cepat dari pihak terkait. Kondisi tersebut tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga memunculkan bau tidak sedap yang tercium hingga ke badan jalan, terutama saat cuaca panas pada siang hari.


Awak media menilai kondisi ini sangat disayangkan karena terjadi masih dalam suasana Hari Raya Idul Adha yang identik dengan kebersihan, kepedulian, dan kenyamanan bersama. Aroma menyengat dari tumpukan sampah tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat yang melintas di kawasan Jalur Dua Desa Gedang.




Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah juga dikhawatirkan dapat menjadi sumber penyakit dan mencemari lingkungan sekitar apabila terus dibiarkan menumpuk tanpa penanganan serius.


Kondisi ini turut memunculkan sorotan terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh. Awak media menilai DLH terkesan tutup mata dan belum maksimal dalam menangani persoalan sampah yang terjadi di kawasan tersebut. Pasalnya, hingga sehari usai Idul Adha, sampah masih terlihat berserakan di sejumlah titik tanpa adanya pengangkutan yang maksimal.


Sebagai salah satu akses jalan yang ramai dilalui masyarakat setiap hari, kawasan Jalur Dua Jalan Baru Desa Gedang seharusnya mendapatkan perhatian serius dalam hal kebersihan dan penanganan sampah. Jika kondisi ini terus dibiarkan, selain merusak wajah kota juga berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.


Awak media berharap pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup segera mengambil langkah cepat dengan melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah secara rutin, serta memperketat pengawasan terhadap pembuangan sampah liar agar persoalan serupa tidak terus berulang.


Momentum Idul Adha diharapkan tidak hanya menjadi pengingat tentang nilai pengorbanan dan kepedulian sosial, tetapi juga menjadi momentum meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan demi terciptanya kawasan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

0Comments