TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Fahrudin Kawal Aspirasi Tiga Desa di Wilayah Tanjung, Jalan Berlumpur Jadi Prioritas

Fahrudin Kawal Aspirasi Tiga Desa di Wilayah Tanjung, Jalan Berlumpur Jadi Prioritas

Fahrudin Kawal Aspirasi Tiga Desa di Wilayah Tanjung, Jalan Berlumpur Jadi Prioritas
Table of contents
×


PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Komisi II, Fahrudin, bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sungai Penuh, meninjau pembangunan jalan guna memastikan kondisi infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan penanganan akses jalan yang masih memprihatinkan.jum'at 9/10/2026

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya warga di tiga desa wilayah Tanjung. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi jalan berlumpur di depan Kantor Kepala Desa Tanjung Muda yang dinilai membutuhkan penanganan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan nyaman.

Fahrudin mengatakan, pembangunan infrastruktur harus tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, meskipun saat ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi serta menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, kondisi keuangan daerah yang masih bergantung pada dana transfer pemerintah pusat menuntut adanya perencanaan yang matang dan penentuan skala prioritas agar anggaran yang tersedia benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat.

“Dengan keterbatasan anggaran saat ini, kita harus benar-benar memprioritaskan kebutuhan yang paling penting bagi masyarakat. Pembangunan tidak selalu harus menunggu anggaran besar. Dengan perencanaan yang tepat dan skala prioritas yang jelas, kita tetap bisa memperjuangkan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Fahrudin.

Ia menjelaskan, aspirasi masyarakat dari tiga desa di wilayah Tanjung telah disampaikannya kepada pemerintah daerah dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Fahrudin berharap, usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama terkait kondisi jalan berlumpur di depan Kantor Kepala Desa Tanjung Muda yang berdampak pada kenyamanan dan kelancaran aktivitas warga sehari-hari.

“Sebagai wakil rakyat, saya berkewajiban memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Aspirasi dari tiga desa di wilayah Tanjung sudah saya sampaikan dalam pembahasan RAPBD Perubahan 2026. Kita berharap persoalan infrastruktur, terutama jalan berlumpur di depan Kantor Kepala Desa Tanjung Muda, segera mendapat perhatian dan penanganan sesuai kemampuan anggaran daerah,” tegasnya.

Selain mendorong pembangunan infrastruktur, Fahrudin juga menilai pemerintah daerah perlu terus mengoptimalkan potensi PAD serta memperbaiki tata kelola keuangan agar pendapatan daerah dapat dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

Ia menegaskan, pembangunan Kota Sungai Penuh membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, program pembangunan diharapkan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Fahrudin juga berharap kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada berkurangnya dana transfer ke daerah dapat dievaluasi, sehingga pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang lebih memadai untuk melanjutkan pembangunan, baik di tingkat kota maupun desa.

“Harapan kita, kondisi anggaran daerah ke depan semakin membaik sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih optimal. Kita ingin perekonomian daerah bangkit, pembangunan terus berlanjut, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kebijakan pemerintah,” tutupnya.

Melalui peninjauan dan penyampaian aspirasi tersebut, Fahrudin berharap kebutuhan infrastruktur masyarakat di tiga desa wilayah Tanjung dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan Kota Sungai Penuh, sehingga persoalan akses jalan yang selama ini dikeluhkan warga dapat ditangani secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

0Comments