TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Kegiatan Kreatif Kincay Plaza Hidupkan Ekonomi Lokal, Sa’diyah Karim Puji Bakat Anak-Anak Sungai Penuh

Kegiatan Kreatif Kincay Plaza Hidupkan Ekonomi Lokal, Sa’diyah Karim Puji Bakat Anak-Anak Sungai Penuh

Kegiatan Kreatif Kincay Plaza Hidupkan Ekonomi Lokal, Sa’diyah Karim Puji Bakat Anak-Anak Sungai Penuh
Table of contents
×



PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH - Sanggar Mahi Busamo bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Sungai Penuh kembali menghadirkan rangkaian kegiatan kreatif berupa lomba karaoke, lomba mewarnai, dan fashion show. Event yang memperebutkan piala bergilir Wali Kota Alfin dan Ketua TP-PKK Sri Kartini Alfin ini digelar selama dua hari di lantai dua Kincay Plaza sebagai upaya strategis untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan serta meningkatkan perputaran ekonomi pedagang.


Pada hari pertama pelaksanaan, Sabtu 17 Januari 2026, Kincay Plaza tampak dipenuhi antusiasme warga. Para peserta lomba karaoke menampilkan lagu-lagu daerah khas Sungai Penuh dengan penuh penghayatan, memperkuat kecintaan generasi muda terhadap seni tradisi. Di sisi lain, lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak (TK) menghadirkan suasana meriah dan penuh warna, dengan ratusan anak tampil menunjukkan kreativitas terbaiknya.


Panitia menghadirkan Sa’diyah Karim sebagai juri tamu. Sosok yang dikenal sebagai Direktur SPBU Pelayang Raya sekaligus owner Café Sahama ini juga merupakan seniman lukis yang telah meluncurkan album religi di kanal YouTube Sa’diyah Audal Karim. Keahliannya di dunia seni rupa dan musik menjadi nilai tambah bagi proses penilaian lomba mewarnai.




Sa’diyah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan panitia yang menunjuk dirinya sebagai juri. Ia menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kualitas karya anak-anak yang dinilainya memiliki potensi besar untuk berkembang. “Saya merasa sangat terhormat dipercaya menjadi bagian dari kegiatan ini. Melihat karya-karya anak-anak tadi, saya benar-benar bangga. Mereka punya imajinasi yang kuat dan keberanian berekspresi. Jika sejak dini mereka difasilitasi dengan baik, saya yakin Sungai Penuh akan memiliki generasi seniman yang luar biasa di masa depan,” ungkapnya.


Ia juga menekankan pentingnya kegiatan kreatif semacam ini untuk membentuk karakter dan rasa percaya diri anak. “Melalui mewarnai, anak-anak tidak hanya belajar memilih warna. Mereka belajar berpikir bebas, belajar percaya diri, dan mengubah ide menjadi karya. Ini adalah proses pendidikan yang sangat penting. Saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berkelanjutan dengan dukungan orang tua, pemerintah, dan komunitas seni,” tambah Sa’diyah.


Sa’diyah berharap Kincay Plaza semakin sering menjadi pusat kegiatan kreatif masyarakat. “Tempat seperti ini punya potensi besar untuk menjadi ruang berkumpulnya bakat-bakat muda. Selain membantu pedagang, kegiatan seni terbukti mampu menarik minat masyarakat dan menggerakkan perekonomian,” ujarnya.


Dengan terselenggaranya event tahunan ini, panitia berharap Kincay Plaza dapat kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pedagang serta memperkuat sinergi antara pelaku seni, pemerintah, dan komunitas lokal.

0Comments