PORTALBUANA.ASIA, PADANG – Penyaluran bantuan sembako bagi korban banjir bandang di RT 04 RW 06, Kelurahan Kuranji Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, diduga mengalami penghambatan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Peristiwa ini memicu kekecewaan mendalam dari warga terdampak yang hingga kini masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, bantuan sembako yang seharusnya disalurkan langsung kepada warga korban banjir bandang justru diduga ditahan dan dikuasai oleh oknum berinisial S dan K beserta beberapa rekannya. Ironisnya, oknum-oknum tersebut diketahui bukan merupakan korban terdampak bencana, namun diduga turut menguasai bahkan menghambat pendistribusian bantuan yang sangat dibutuhkan warga.
Akibat kejadian ini, sejumlah keluarga korban banjir bandang mengaku belum menerima bantuan secara layak, padahal kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan sehari-hari lainnya sangat mendesak. Kondisi tersebut semakin memperberat beban warga yang rumah dan harta bendanya terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.
Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap dugaan praktik tersebut. Ia menilai tindakan penghambatan bantuan sangat tidak manusiawi dan mencederai rasa keadilan di tengah situasi bencana.
“Bantuan itu seharusnya untuk kami yang benar-benar jadi korban banjir. Rumah rusak, barang habis, kami susah makan. Tapi kenapa justru ditahan oleh orang yang tidak terdampak sama sekali. Ini sangat menyakitkan dan tidak berperikemanusiaan,” ujar warga
Warga berharap pihak kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah kota Padang segera turun tangan untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut serta memastikan bantuan sosial disalurkan tepat sasaran. Mereka juga meminta agar oknum-oknum yang terbukti menghambat atau menyalahgunakan bantuan bencana dapat diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau memang benar ada yang menahan atau menyalahgunakan bantuan, kami minta aparat dan pemerintah bertindak tegas. Jangan sampai penderitaan korban banjir dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kejelasan dan langkah konkret dari pihak berwenang agar bantuan sembako benar-benar diterima oleh korban banjir bandang yang berhak, serta kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
