TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Lemahnya Pengawasan Keamanan, Pedagang Kincay Plaza Jadi Korban Pencurian

Lemahnya Pengawasan Keamanan, Pedagang Kincay Plaza Jadi Korban Pencurian

Lemahnya Pengawasan Keamanan, Pedagang Kincay Plaza Jadi Korban Pencurian
Table of contents
×



PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Aksi pencurian kembali meresahkan para pedagang di kawasan Kincay Plaza, Kota Sungai Penuh. Selasa 10/2/2026. Peristiwa kehilangan barang dagangan ini bukan kali pertama terjadi dan kembali menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya di pusat perbelanjaan tersebut.


Kali ini, seorang pedagang gorengan yang berjualan di lantai dua Kincay Plaza mengaku kehilangan dua tabung gas elpiji 3 kilogram yang biasa digunakan untuk menunjang aktivitas usahanya sehari-hari. Kejadian tersebut baru diketahui pada pagi hari saat pemilik warung datang untuk membuka lapak dagangannya.


Namun setibanya di lokasi, ia mendapati dua tabung gas elpiji yang sebelumnya disimpan di dalam warung telah raib tanpa jejak. Hilangnya tabung gas tersebut tentu berdampak langsung terhadap aktivitas jual beli, karena gas elpiji merupakan kebutuhan utama bagi pedagang makanan.


Para pedagang menyayangkan lemahnya pengawasan keamanan di kawasan Kincay Plaza. Pasalnya, menurut pengakuan pedagang, kasus kehilangan barang dagangan bukanlah hal baru dan sudah beberapa kali terjadi, namun hingga kini belum ada langkah konkret untuk memperketat sistem keamanan.


“Kami ini pedagang kecil, tabung gas itu sangat penting untuk berjualan. Kalau hilang seperti ini jelas sangat merugikan. Apalagi pencurian di sini bukan sekali ini saja terjadi,” ungkap salah seorang pedagang di lantai dua Kincay Plaza.


Pedagang juga mengungkapkan kekecewaannya karena selama ini mereka rutin membayar iuran keamanan sebesar Rp30 ribu setiap bulan. Namun, meski kewajiban tersebut telah dipenuhi, kejadian pencurian masih kerap terjadi dan menimbulkan rasa tidak aman bagi para pedagang.


Akibat kondisi tersebut, sejumlah pedagang mengaku merasa was-was meninggalkan peralatan dagangannya di warung, terutama saat malam hari. Mereka khawatir kejadian serupa kembali terulang dan semakin memberatkan kondisi ekonomi pedagang kecil.


Sementara itu, salah seorang petugas keamanan Kincay Plaza yang dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa pengamanan pada malam hari dilakukan oleh dua orang petugas. Ia menyebutkan bahwa pihak keamanan rutin melakukan patroli setiap malam di area plaza.


“Untuk jaga malam ada dua orang. Setiap malam kami patroli. Kehilangan ini kemungkinan terjadi pada pagi hari,” jelas petugas keamanan tersebut.


Meski demikian, para pedagang berharap pihak pengelola Kincay Plaza bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sungai Penuh dapat segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan. Pedagang juga meminta adanya penambahan pengawasan, khususnya pada jam-jam rawan, serta pemasangan fasilitas pendukung keamanan guna mencegah terulangnya aksi pencurian.


Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Kincay Plaza maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa kehilangan tersebut.

0Comments