PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah disambut dengan penuh suka cita dan rasa syukur oleh Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau sungai penuh. Bulan yang dinanti umat Muslim ini menjadi momentum istimewa untuk memperkuat keimanan, mempererat tali silaturahmi, serta meneguhkan kembali nilai-nilai adat dan agama yang menjadi jati diri masyarakat Minangkabau.
Sebagai penjaga marwah adat dan pembina generasi dalam keluarga, Bundo Kanduang memandang Ramadhan bukan sekadar kewajiban ibadah tahunan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan akhlak, penguatan karakter, serta refleksi diri dalam membangun kehidupan yang harmonis dan berlandaskan prinsip adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.
Dalam rangka menyambut bulan penuh rahmat dan ampunan ini, Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau kota sungai penuh menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Minangkabau di Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, serta di perantauan.
Ketua Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau kota sungai penuh, Hj. Yenny Yentri, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang sarat makna dan menjadi kesempatan emas untuk membersihkan hati serta memperbaiki diri.
“Marhaban ya Ramadhan. Kami segenap Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah. Semoga Ramadhan kali ini membawa keberkahan, kedamaian, dan semakin memperkuat keimanan kita semua,” ujar Hj. Yenny Yentri.
Ia menegaskan, sebagai Bundo Kanduang yang memiliki peran sentral dalam keluarga dan masyarakat, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, kesantunan, serta semangat kebersamaan kepada generasi penerus.
“Ramadhan adalah bulan pendidikan bagi jiwa. Di bulan inilah kita melatih kesabaran, keikhlasan, serta meningkatkan kepedulian sosial. Kami mengajak seluruh kaum ibu untuk menjadi teladan dalam keluarga, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta memperkuat nilai adat dan agama dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak ibadah, mempererat ukhuwah, serta saling berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
“Semoga setiap amal ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT, dan kita semua diberikan kesehatan serta kekuatan untuk menjalani Ramadhan dengan penuh kekhusyukan dan istiqamah,” tutupnya.
Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau berharap, semangat Ramadhan 1447 Hijriah ini dapat menjadi momentum kebangkitan spiritual dan moral masyarakat, sekaligus memperkokoh peran perempuan Minangkabau sebagai penjaga nilai adat, agama, dan persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.

0Comments