TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Penertiban PKL di Lapangan Merdeka  Disorot, Warga Minta Parkir Liar Juga Ditindak

Penertiban PKL di Lapangan Merdeka Disorot, Warga Minta Parkir Liar Juga Ditindak

Penertiban PKL di Lapangan Merdeka Disorot, Warga Minta Parkir Liar Juga Ditindak
Table of contents
×


PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan bahu jalan oleh tim terpadu Pemerintah Kota Sungai Penuh menuai perhatian dari masyarakat. Penertiban tersebut dilakukan oleh tim yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh.

Langkah penertiban ini dilakukan untuk menata kawasan pusat kota agar lebih tertib serta mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas bagi pejalan kaki. Selain itu, bahu jalan yang selama ini digunakan untuk berjualan juga dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Namun demikian, penertiban yang dilakukan beberapa waktu lalu mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat. Pasalnya, sebagian besar pedagang yang ditertibkan merupakan pedagang dadakan yang memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk berjualan, khususnya menjajakan makanan dan minuman takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Sejumlah warga menilai penataan kota memang perlu dilakukan demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan bersama. Akan tetapi, mereka berharap penertiban tidak hanya menyasar para pedagang kaki lima semata.

Masyarakat juga meminta pemerintah melalui instansi terkait agar turut menertibkan parkir liar yang kerap terjadi di sejumlah titik di pusat Kota Sungai Penuh. Parkir kendaraan yang tidak teratur di badan jalan dinilai sering menimbulkan kemacetan serta mempersempit ruang lalu lintas.

“Kalau PKL ditertibkan itu memang bagus untuk keindahan kota. Tapi parkir liar juga harus ditindak, karena sering membuat jalan jadi sempit dan macet, apalagi saat sore hari di bulan Ramadan,” ujar salah seorang warga.

Menurut warga, parkir kendaraan yang sembarangan di bahu maupun badan jalan kerap menjadi penyebab utama tersendatnya arus lalu lintas, terutama di kawasan pusat kota yang ramai aktivitas masyarakat.

Karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat melakukan penertiban secara menyeluruh dan berkelanjutan, baik terhadap pedagang yang menggunakan trotoar dan bahu jalan maupun terhadap parkir liar yang tidak sesuai aturan.

Dengan penataan yang merata dan pengawasan yang konsisten, diharapkan ketertiban, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas di Kota Sungai Penuh dapat terjaga, terutama selama aktivitas masyarakat meningkat di bulan suci Ramadan.

0Comments