PORTALBUANA.ASIA,SUNGAI PENUH – Kepolisian Sektor (Polsek) Sitinjau Laut mengamankan seorang pria yang diduga melakukan aksi pemerasan terhadap warga dengan menggunakan senjata tajam di wilayah Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Rabu (10/6/2026).
Kapolsek Sitinjau Laut IPTU Sigit Purwanto, S.Kom., M.Si., mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah atas aksi seorang pria yang diduga meminta uang secara paksa sambil membawa senjata tajam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sitinjau Laut langsung bergerak ke lokasi di Desa Sembilan, Kecamatan Tanah Kampung. Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan seorang pria yang mengaku bernama Harmoko dan mengaku beralamat di Desa Koto Lolo, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh.
Dari hasil pengamanan, petugas menemukan barang bukti berupa dua bilah clurit, satu bilah parang, serta uang tunai sebesar Rp233 ribu yang diduga hasil pemerasan terhadap warga.
Saat hendak diamankan, pria tersebut sempat melakukan perlawanan, menolak menyerahkan senjata tajam yang dibawanya, bahkan berupaya melarikan diri. Namun, berkat kesigapan petugas, pelaku berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan keamanan yang lebih luas.
Polisi menyebut, pria tersebut belum dapat menunjukkan identitas resmi dan memberikan keterangan yang berubah-ubah saat diperiksa. Berdasarkan kondisi tersebut, petugas menduga yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan. Meski demikian, pendalaman lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan kondisi serta motif pelaku.
Kapolsek Sitinjau Laut IPTU Sigit Purwanto menegaskan bahwa respons cepat anggota di lapangan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menindaklanjuti setiap laporan warga secara profesional.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Sitinjau Laut untuk proses pemeriksaan dan pengamanan lebih lanjut guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi aksi massa akibat keresahan masyarakat.

0Comments