PORTALBUANA.ASIA, KERINCI – Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Provinsi Jambi turun langsung melakukan pemeriksaan pelaksanaan fisik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3G-AI) Tahun 2026 di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai gambar, spesifikasi teknis, mutu dan ketentuan yang telah ditetapkan. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mencegah terjadinya penyimpangan maupun pembengkakan anggaran dalam pelaksanaan di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, tim teknis BWSS VI didampingi Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dan Konsultan Manajemen Balai (KMB). Tim mengecek langsung kondisi fisik bangunan, kualitas pekerjaan, ketersediaan sumber air serta hamparan persawahan yang menjadi penerima manfaat jaringan irigasi.
Tim teknis BWSS VI menjelaskan, progres pekerjaan tahap pertama ditargetkan mencapai sekitar 70 persen sesuai pagu dana tahap pertama. Seluruh pelaksanaan wajib mengacu pada gambar kerja dan ketentuan teknis.
“Fisik harus sesuai gambar dan ketentuan teknis. Apabila ditemukan kesalahan dalam pengerjaan, pengurus harus bertanggung jawab. Jika persyaratan dan progres belum terpenuhi, pencairan tahap kedua dapat tertunda,” jelas tim teknis BWSS VI kepada awak media.
Selama tiga hari berada di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, tim BWSS VI juga menggali informasi langsung dari masyarakat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menindaklanjuti berbagai informasi terkait pelaksanaan P3G-AI.
“Dari hasil pengecekan sementara, belum ditemukan kejanggalan yang bersifat fatal. Secara umum, pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.
Hasil pemantauan menunjukkan, lebih dari 50 persen lokasi yang telah diperiksa mencapai progres sekitar 70 persen. Bahkan, sejumlah lokasi tercatat telah melampaui progres tersebut.
Meski demikian, BWSS VI menegaskan pengawasan akan terus dilakukan. Jika ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan teknis atau persoalan yang membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam, tim siap kembali turun ke lapangan.
“Kami ingin pengerjaan P3G-AI benar-benar tepat guna dan memberikan manfaat nyata bagi para petani,” tegas tim teknis BWSS VI.
Apresiasi untuk Edi Purwanto
Di tengah pelaksanaan program tersebut, masyarakat juga menyampaikan apresiasi kepada Edi Purwanto, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, yang dinilai terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Jambi melalui berbagai program pembangunan.
Sejumlah program yang disebut menyentuh kebutuhan masyarakat antara lain P3G-AI, jalan rambat beton, bedah rumah dan berbagai pembangunan infrastruktur lainnya.
Khusus P3G-AI, program tersebut dinilai sangat membantu petani dalam memperbaiki serta meningkatkan fungsi jaringan irigasi persawahan.
Kabupaten Kerinci sendiri merupakan salah satu daerah sentra pertanian dan penghasil padi di Provinsi Jambi. Karena itu, keberadaan jaringan irigasi yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan persawahan sekaligus mendukung produktivitas dan hasil panen petani.
Masyarakat berharap program pembangunan yang bersumber dari aspirasi tersebut dapat terus berlanjut dan semakin banyak menyentuh kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
“Sudah sepatutnya kita menyampaikan terima kasih kepada Bapak Edi Purwanto yang telah memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Jambi. Kami berharap P3G-AI, bedah rumah, jalan rambat beton dan program lainnya dapat terus berlanjut,” ungkapnya.
Masyarakat juga berharap pengawasan terhadap pelaksanaan P3G-AI dilakukan secara terbuka dan profesional agar setiap anggaran yang dikucurkan benar-benar menghasilkan pembangunan berkualitas, tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung.
Dengan pengawasan yang kuat, program P3G-AI diharapkan tidak sekadar membangun jaringan irigasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sektor pertanian dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh serta daerah lainnya di Provinsi Jambi.
Aspirasi diperjuangkan, pembangunan diwujudkan, pengawasan diperkuat, dan manfaatnya kembali kepada masyarakat.
WN

0Comments