TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Proyek Revitalisasi SMP Negeri 10 Sungai Penuh Disorot, Mutu Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Standar

Proyek Revitalisasi SMP Negeri 10 Sungai Penuh Disorot, Mutu Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Standar

Proyek Revitalisasi SMP Negeri 10 Sungai Penuh Disorot, Mutu Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Standar
Table of contents
×


PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Pembangunan dan perbaikan infrastruktur melalui program revitalisasi di SMP Negeri 10 Kota Sungai Penuh mendapat sorotan warga dan aktivis pemerhati pembangunan. Pekerjaan yang menggunakan anggaran swakelola sekolah tersebut diduga memiliki kualitas fisik yang belum memenuhi standar teknis.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan serta informasi dari sejumlah warga, pengerjaan pada bagian atap bangunan dinilai kurang rapi. Bahkan, terdapat dugaan penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan.

Seorang warga sekitar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku kecewa melihat hasil pekerjaan tersebut. Menurutnya, besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah semestinya berbanding lurus dengan kualitas dan ketahanan bangunan yang dihasilkan.

Sorotan juga disampaikan aktivis pemerhati pembangunan di Kota Sungai Penuh. Mereka meminta pengawasan terhadap proyek tersebut diperketat, termasuk memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai volume, spesifikasi teknis, serta standar mutu yang telah ditetapkan.

Muncul pula dugaan adanya pekerjaan yang tidak sesuai volume maupun spesifikasi material. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis dan audit oleh instansi yang berwenang.

“Kami meminta dilakukan audit fisik dan pemeriksaan kualitas material secara menyeluruh. Jika ditemukan ketidaksesuaian, pihak yang bertanggung jawab harus diminta memperbaiki pekerjaan sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis yang berlaku,” tegas salah seorang aktivis lokal.

Warga juga mendesak Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Inspektorat, maupun instansi terkait untuk turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bangunan. Jika ditemukan indikasi pelanggaran atau kerugian negara, masyarakat meminta proses penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh maupun pengelola pelaksana pekerjaan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan rendahnya mutu pembangunan di SMP Negeri 10 tersebut.

Publik berharap pemerintah daerah segera melakukan verifikasi dan evaluasi secara transparan agar anggaran revitalisasi fasilitas pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi siswa serta menghasilkan bangunan yang aman, berkualitas, dan sesuai standar.

Catatan redaksi: seluruh dugaan dalam pemberitaan ini masih memerlukan verifikasi dan pembuktian dari pihak berwenang. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan.

0Comments