PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH — Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan para siswa SMP Negeri 4 Sungai Penuh dengan menggalang donasi untuk membantu warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang, beberapa waktu lalu.
Aksi sosial tersebut dilakukan atas inisiatif para siswa dengan mengajak siswa dan guru untuk memberikan sumbangan secara sukarela. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas para pelajar terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Kepala SMP Negeri 4 Sungai Penuh, Ananto Asril, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi inisiatif para siswa tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui sebelumnya mengenai kegiatan penggalangan dana yang dilakukan siswa, namun tetap memberikan dukungan penuh terhadap aksi sosial tersebut.
“Saya memberikan apresiasi kepada siswa yang berinisiatif melakukan penggalangan donasi. Saya sendiri tidak mengetahui sebelumnya kegiatan yang dilakukan siswa, tetapi saya sangat mendukung apa yang dilakukan para siswa sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” ujar Ananto.
Menurutnya, pendidikan di sekolah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan akhlak peserta didik.
Untuk mengetahui perkembangan siswa selama mengikuti proses pembelajaran, pihak sekolah juga secara rutin melakukan komunikasi dengan para orang tua atau wali murid. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk mengetahui perkembangan anak, baik dalam bidang pendidikan maupun perilaku mereka di lingkungan keluarga.
“Setiap bulan kami mengadakan pertemuan dengan wali murid. Kami ingin mengetahui sejauh mana perubahan anak selama belajar di sekolah, termasuk bagaimana akhlak dan perilaku mereka ketika berada di rumah,” jelasnya.
Sebagai kepala sekolah yang baru, Ananto menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memberikan janji yang muluk-muluk. Ia memilih melanjutkan visi dan misi yang telah berjalan, kemudian melakukan pembenahan serta pengembangan program agar ke depan SMP Negeri 4 Sungai Penuh semakin baik.
Selain peningkatan kualitas pendidikan, pihak sekolah juga berencana mengembangkan sejumlah kegiatan dan program bagi siswa, di antaranya kegiatan drum band serta program peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an.
Ananto menilai penguatan pendidikan keagamaan menjadi salah satu program penting yang perlu mendapat perhatian. Melalui program tersebut, sekolah berharap para siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, dan pemahaman keagamaan yang baik.
“Kami akan melanjutkan visi dan misi yang sudah ada, kemudian melakukan pembenahan agar lebih baik. Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah peningkatan keagamaan siswa, termasuk program bebas aksara baca Al-Qur'an,” pungkasnya.

0Comments