TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Tiga Hari Air PDAM  Tirta Kayangan Tak Mengalir, Warga Aur Duri Terpaksa Beli Air Galon

Tiga Hari Air PDAM Tirta Kayangan Tak Mengalir, Warga Aur Duri Terpaksa Beli Air Galon

Tiga Hari Air PDAM Tirta Kayangan Tak Mengalir, Warga Aur Duri Terpaksa Beli Air Galon
Table of contents
×


PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH — Pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kayangan kembali dikeluhkan masyarakat. Warga Desa Aur Duri, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, mengaku sudah tiga hari tidak mendapatkan aliran air bersih dari jaringan PDAM.

Terhentinya pasokan air membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci, mandi hingga kebutuhan sanitasi.

Kondisi ini juga memaksa warga mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air galon isi ulang. Padahal, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat diperlukan setiap hari.

Salah seorang warga Pondok Tinggi mengaku sangat kesulitan sejak aliran air PDAM tidak mengalir.

“Pak PDAM, tolonglah antar bantuan air ke Desa Aur Duri. Sudah kering betul air kami ini. Tolong hidupkanlah air PAM itu agak satu jam saja, biar kami ibu-ibu ini bisa beraktivitas ke dapur,” keluh warga.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga menambah beban pengeluaran keluarga.

“Dari kemarin air tidak hidup. Untuk buang air besar saja kami terpaksa membeli air galon. Bertambah lagi pengeluaran kami. Kalau air tidak mengalir sampai berhari-hari, kami mau bagaimana?” ujarnya.

Warga berharap pihak PDAM Tirta Kayangan tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi segera mengambil langkah nyata dengan mengalirkan kembali air ke permukiman warga.

“Kami tidak minta banyak. Tolong airnya dihidupkan, walaupun hanya beberapa jam. Yang penting kami bisa menampung untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap warga.

Warga juga meminta apabila gangguan teknis belum dapat diselesaikan dalam waktu dekat, pihak PDAM dapat menyalurkan bantuan air bersih sementara ke wilayah yang terdampak.

“Kami berharap ada perhatian dari PDAM. Jangan sampai masyarakat terus membeli air sendiri. Kondisi seperti ini sangat menyulitkan, apalagi untuk kebutuhan keluarga,” tambahnya.

Masyarakat berharap aliran air PDAM Tirta Kayangan segera kembali normal dan pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian kapan pasokan air bersih kembali mengalir ke Desa Aur Duri.

0Comments