PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH — Merespons keluhan masyarakat terkait persoalan saluran drainase yang tak kunjung mendapat penanganan, Anggota DPRD Kota Sungai Penuh komisi I, ketua Fraksi PKS, Fery Ariasandi, SE, MM, turun langsung meninjau kondisi drainase di permukiman warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Jumat, 7 September 2026.
Persoalan drainase tersebut diketahui telah berlangsung lebih dari satu bulan. Kondisi saluran yang bermasalah dikhawatirkan mengganggu kenyamanan warga serta berpotensi menimbulkan genangan dan persoalan kesehatan apabila tidak segera ditangani.
Sebelumnya, masyarakat disebut telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada Pemerintah Desa Lawang Agung. Warga juga telah meminta agar persoalan tersebut segera dicarikan solusi. Namun, hingga lebih dari satu bulan, keluhan tersebut disebut belum mendapatkan tanggapan maupun langkah konkret dari pihak pemerintah desa.
Merasa belum mendapatkan solusi, warga kemudian menyampaikan persoalan tersebut kepada Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Fery Ariasandi, SE, MM.
Mendapat laporan tersebut, Fery langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi drainase secara langsung sekaligus mendengarkan keluhan masyarakat. Ia juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, khususnya bidang Perumahan dan Permukiman (Perkim), serta Pemerintah Desa Lawang Agung guna mencari solusi dan memastikan persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.
Fery menegaskan, persoalan drainase tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut fasilitas dasar, kenyamanan, kebersihan, dan kesehatan masyarakat.
“Kami menerima laporan dari masyarakat Desa Lawang Agung terkait saluran drainase yang sudah lebih dari satu bulan bermasalah dan belum menemukan solusi. Karena itu, kami langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Fery.
Menurutnya, pemerintah harus hadir ketika masyarakat menyampaikan persoalan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar. Penanganan tidak seharusnya menunggu sampai persoalan berkembang menjadi lebih besar.
“Jangan sampai sudah terjadi banjir atau menimbulkan persoalan kesehatan baru kita bergerak. Kalau dibiarkan, persoalan kecil bisa berkembang menjadi masalah yang lebih besar di tengah masyarakat,” tegasnya.
Fery juga memastikan akan mengawal aspirasi warga hingga persoalan drainase tersebut mendapatkan penanganan. Ia berharap hasil koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera menghasilkan langkah konkret di lapangan.
“Harapan kita persoalan ini segera ada solusi. Masyarakat sudah cukup lama menunggu, sehingga jangan sampai keluhan yang sudah disampaikan berulang kali kembali tidak mendapat tindak lanjut,” pungkasnya.
Dengan adanya peninjauan langsung tersebut, warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan penanganan sehingga saluran drainase kembali berfungsi dengan baik dan lingkungan permukiman masyarakat menjadi lebih bersih, sehat, aman, dan nyaman.

0Comments