PORTALBUANA.ASIA, KERINCI – Nomor WhatsApp milik Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci, Novefri Handayani, dilaporkan dibajak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Peristiwa tersebut diketahui setelah sejumlah pihak menerima pesan mencurigakan yang dikirim melalui nomor WhatsApp yang selama ini dikenal sebagai nomor pribadi dan resmi Kepala Dinas PUPR.
Pembajakan nomor WhatsApp ini menimbulkan kekhawatiran dan keresahan, khususnya di lingkungan pemerintahan, rekanan kerja, serta masyarakat yang kerap berkomunikasi langsung dengan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci. Pasalnya, nomor tersebut diduga digunakan untuk mengirimkan pesan-pesan tertentu dengan mengatasnamakan Novefri Handayani, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan kerugian bagi pihak lain.
Pihak Dinas PUPR Kabupaten Kerinci menegaskan bahwa seluruh pesan, permintaan, maupun informasi yang dikirim dari nomor WhatsApp tersebut sejak terjadinya pembajakan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan bukan berasal dari yang bersangkutan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak menanggapi, apalagi memenuhi permintaan dalam bentuk apa pun yang mengatasnamakan Kepala Dinas PUPR.
Sebagai langkah antisipasi, pihak Dinas PUPR Kabupaten Kerinci telah melakukan upaya pengamanan akun, termasuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait serta melakukan koordinasi internal guna mencegah penyalahgunaan yang lebih luas. Tidak menutup kemungkinan, kasus pembajakan nomor WhatsApp ini akan dilaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum agar dapat ditelusuri dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital, khususnya yang mengatasnamakan pejabat pemerintah atau instansi resmi. Setiap informasi yang diterima diharapkan dapat terlebih dahulu dikonfirmasi melalui saluran komunikasi resmi guna memastikan kebenarannya.
Pihak Dinas PUPR Kabupaten Kerinci berharap dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat tidak menjadi korban penyalahgunaan identitas dan tetap menjaga kepercayaan terhadap layanan publik yang selama ini berjalan. Apabila ditemukan indikasi pesan mencurigakan lainnya, masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang atau menghubungi Dinas PUPR Kabupaten Kerinci melalui jalur resmi.


0Comments