PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Ninik Mamak Adat 6 Luhah bersama Ketua dan Pengurus Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Sungai Penuh silaturahim dengan Walikota Alfin Bakar, SH, Kamis 29 Januari 2026 adalah Silaturahim dan "Dialog Terbuka" memberi masukan dari tokoh adat kepada Pemerintah umumnya berfokus pada pelestarian nilai-nilai budaya sekaligus mengundang Walikota untuk menghadiri kegiatan Gotong Royong Akbar yang akan dilaksanakan pada 8 Februari 2026 di Tanah Mendapo dan juga sebagai rangkaian kegiatan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan.
Gotong Royong Akbar ini direncanakan melibatkan seluruh unsur adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta masyarakat dari 6 Luhah Sungai Penuh. Kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada pembersihan dan penataan lingkungan Tanah Mendapo, namun juga sebagai bentuk persiapan lahir dan batin masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah.
Salah satu Ninik Mamak Adat 6 Luhah Dpt.Priska Armanto yang akrab disapa Nick, selaku Ninik Mamak Adat Rio Temenggung, menyampaikan bahwa gotong royong merupakan tradisi adat yang sarat dengan nilai kebersamaan dan keikhlasan, terlebih menjelang Ramadhan.
“Gotong royong ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tapi juga membersihkan hati dan mempererat tali persaudaraan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan mengajarkan kita untuk saling memaafkan antar sesama, bersatu dan memperkuat silaturahim,” ungkap Dpt. Nick Armanto.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Gotong Royong Akbar di Tanah Mendapo memiliki makna mendalam, karena Tanah Mendapo merupakan simbol pusat adat dan musyawarah masyarakat Sungai Penuh.
“Kami berharap Walikota bisa hadir dan bersama-sama dengan anak kemenakan turun langsung. bahwa pemerintah dan masyarakat harus berjalan seiring, dengan semangat “Saciok bak ayam, sadentoing bak besoi”, demi kebaikan negeri,” tambah Nick.
Lebih lanjut disampaikan, Gotong Royong Akbar pada 8 Februari 2026 tersebut juga menjadi momentum memperkuat nilai religius dan budaya lokal, sehingga masyarakat dapat memasuki Bulan Suci Ramadhan dengan lingkungan yang bersih, suasana yang rukun, dan hati yang lapang.
Walikota Sungai Penuh, Alfin Bakar, SH menyambut baik rencana kegiatan tersebut dan mengapresiasi inisiatif Ninik Mamak Adat 6 Luhah serta Lembaga Kerapatan Adat dalam menjaga tradisi gotong royong yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan yang diharapkan menjadi simbol persatuan antara adat, pemerintah dan masyarakat dalam menyongsong Bulan Suci Ramadhan serta membangun Kota Sungai Penuh yang Maju, Adil dan Sejahtera," tutup Wako Alfin


0Comments