TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Aset Daerah Terbengkalai, Aktivis Soroti Mobil Dinas Rusak di Bekas Kantor Dinkes Sungai Penuh

Aset Daerah Terbengkalai, Aktivis Soroti Mobil Dinas Rusak di Bekas Kantor Dinkes Sungai Penuh

Aset Daerah Terbengkalai, Aktivis Soroti Mobil Dinas Rusak di Bekas Kantor Dinkes Sungai Penuh
Table of contents
×


PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Satu unit mobil dinas milik Pemerintah Kota Sungai Penuh yang merupakan aset daerah ditemukan dalam kondisi rusak dan terbengkalai di area bekas Kantor Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh. Kendaraan yang sudah lama tidak digunakan itu kini tampak seperti rongsokan dan menjadi sorotan masyarakat.


Aktivis Ikhsan Daratoni menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian serius dari pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan aset daerah. Menurutnya, aset yang dibeli menggunakan anggaran negara tidak seharusnya dibiarkan rusak tanpa kejelasan penanganan.


“Sangat disayangkan jika aset daerah yang dibeli dengan uang rakyat dibiarkan terbengkalai hingga menjadi rongsokan. Bidang aset harus segera melakukan inventarisasi dan menentukan langkah yang jelas terhadap kendaraan tersebut,” ujar Ikhsan.


Ia menegaskan, apabila kendaraan masih memungkinkan untuk diperbaiki, maka sebaiknya segera direhabilitasi agar memiliki nilai ekonomis kembali. Setelah itu, kendaraan dapat dilelang sesuai ketentuan yang berlaku sehingga memberikan pemasukan bagi kas daerah.


“Jangan sampai aset yang masih memiliki nilai justru terus mengalami penyusutan karena dibiarkan terlalu lama. Jika masih layak diperbaiki, dan kemudian bisa dilelang secara terbuka sesuai aturan yang berlaku,” katanya.


Ikhsan juga mengingatkan bahwa pembiaran aset dalam kondisi terbengkalai berpotensi menimbulkan persoalan baru.


“Kalau terus dibiarkan tanpa pengawasan, bukan tidak mungkin kendaraan tersebut akan dipereteli oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Komponen-komponen kendaraan bisa hilang satu per satu sehingga aset daerah semakin rusak dan nilai jualnya semakin menurun. Ini tentu akan merugikan pemerintah daerah,” tegasnya.


Ia meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh segera melakukan pendataan dan evaluasi terhadap seluruh kendaraan dinas yang sudah tidak beroperasi agar tidak menjadi beban aset serta terhindar dari potensi kerusakan maupun kehilangan.


Menurutnya, pengelolaan aset yang baik merupakan bagian dari tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sehingga setiap aset daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.

0Comments