PORTALBUANA.ASIA, KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang menggelar kegiatan Pembekalan, Pelatihan, dan Uji Sertifikasi Tenaga Konstruksi Tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Senin, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci Ir. Maya Noveri Handayani, ST, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kerinci, para asesor, kepala OPD, camat, serta ratusan peserta pelatihan dan sertifikasi.
Dalam laporannya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Maya Noveri Handayani, menjelaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi tenaga konstruksi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan daya saing tenaga kerja lokal di tengah semakin tingginya kebutuhan sektor konstruksi yang berkualitas.
Menurutnya, sertifikat kompetensi menjadi syarat penting bagi setiap tenaga kerja konstruksi sebagai bukti kemampuan dan keahlian yang diakui secara resmi. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan sertifikasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan bersertifikat akan mampu menghasilkan pekerjaan yang lebih berkualitas, aman, dan sesuai standar. Ini menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Maya mengungkapkan, selama periode 2021 hingga 2025, Dinas PUPR Kabupaten Kerinci telah berhasil melatih sebanyak 954 tenaga konstruksi dari berbagai jenjang kompetensi. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM sektor konstruksi.
Sementara pada tahun 2026, program tersebut kembali dilaksanakan dengan melibatkan sebanyak 220 peserta yang mengikuti berbagai jenis pelatihan, di antaranya tukang cat gedung, tukang cat beton, tukang bata dan plester, operator vibrator roller, operator excavator, teknisi laboratorium aspal, hingga pelaksana pekerjaan pemeliharaan sungai.
Ia menegaskan, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga kerja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem pembangunan yang lebih profesional, efektif, dan berkualitas di Kabupaten Kerinci.
Sementara itu, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci atas komitmen dan konsistensinya dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga konstruksi.
Menurutnya, perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci menjadi salah satu contoh nyata keseriusan daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki standar kompetensi sesuai kebutuhan industri konstruksi nasional.
“Kami mengapresiasi dukungan Bupati Kerinci dan Dinas PUPR yang terus mendorong peningkatan kualitas tenaga konstruksi. Kami berharap Kabupaten Kerinci dapat menjadi salah satu daerah terbaik dalam pengembangan SDM konstruksi di wilayah kerja Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa sertifikasi kompetensi memiliki peran penting dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), sehingga mampu meminimalkan risiko kecelakaan kerja pada sektor konstruksi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan tenaga kerja yang profesional, kompeten, dan mampu bersaing di tengah perkembangan dunia konstruksi yang semakin dinamis.
Menurutnya, tenaga konstruksi asal Kerinci harus memiliki kemampuan yang terukur dan diakui melalui sertifikasi agar tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.
“Kita ingin tenaga konstruksi asal Kerinci memiliki kompetensi yang diakui secara resmi melalui sertifikasi. Dengan keterampilan dan kemampuan yang memadai, mereka tidak hanya mampu bersaing di daerah sendiri, tetapi juga memiliki peluang untuk bekerja di berbagai wilayah lainnya,” ujar Monadi.
Bupati menambahkan, peningkatan kualitas SDM konstruksi akan berdampak langsung terhadap kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kerinci. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung program-program peningkatan kompetensi tenaga kerja sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Monadi secara resmi membuka kegiatan Pembekalan, Pelatihan, dan Uji Sertifikasi Tenaga Konstruksi Kabupaten Kerinci Tahun 2026.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pembekalan, Pelatihan, dan Uji Sertifikasi Tenaga Konstruksi Kabupaten Kerinci Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap dapat melahirkan tenaga konstruksi yang kompeten, profesional, bersertifikat, serta mampu mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Kerinci di masa mendatang.

0Comments