TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Perjuangan Berbuah Hasil, 14 Calon Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Perjuangan Berbuah Hasil, 14 Calon Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Perjuangan Berbuah Hasil, 14 Calon Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Table of contents
×



PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Polemik pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 2 Sungai Penuh akhirnya berakhir. Sebanyak 14 calon siswa asal Kecamatan Pondok Tinggi yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos seleksi kini resmi diterima dan dapat mengikuti proses belajar mengajar di sekolah tersebut.


Sebelumnya, hasil SPMB di SMA Negeri 2 Sungai Penuh memicu perhatian masyarakat setelah 14 calon siswa asal Pondok Tinggi tidak dinyatakan lulus seleksi. Kondisi tersebut mendorong berbagai unsur masyarakat untuk memperjuangkan hak pendidikan para siswa melalui jalur musyawarah dan koordinasi.


Camat Pondok Tinggi bersama Ketua Lembaga Adat Depati Payung Pondok Tinggi, para ninik mamak, tokoh masyarakat, serta Kepala Desa Sungai Jernih tercatat melakukan sedikitnya empat kali pertemuan dengan pihak SMA Negeri 2 Sungai Penuh guna meminta penjelasan sekaligus mencari solusi terbaik bagi para calon siswa yang belum diterima.


Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui serangkaian pembahasan dan koordinasi, pihak SMA Negeri 2 Sungai Penuh memutuskan menerima kembali seluruh 14 calon siswa, sehingga mereka kini dapat melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.


Wakil Ketua Lembaga Adat Depati Payung Pondok Tinggi, DPT. Heldi Efendi, mengungkapkan rasa syukur atas terselesaikannya persoalan tersebut. Melalui pesan WhatsApp pada Jumat (3/7/2026), ia menyebut perjuangan berbagai pihak demi memastikan hak pendidikan anak-anak Pondok Tinggi akhirnya membuahkan hasil.


"Alhamdulillah, hari ini seluruh proses di SMA Negeri 2 Sungai Penuh telah selesai. Ke-14 anak yang sebelumnya tidak lulus seleksi kini telah dinyatakan diterima kembali dan dapat bersekolah di SMA Negeri 2 Sungai Penuh," ujar Heldi.


Heldi turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 2 Sungai Penuh beserta jajaran, Camat Pondok Tinggi, para ninik mamak, tokoh masyarakat, Kepala Desa Sungai Jernih, serta seluruh pihak yang telah mengedepankan dialog dan musyawarah hingga persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.


"Atas nama masyarakat Pondok Tinggi, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memperjuangkan hak pendidikan anak-anak kami. Semoga keputusan ini menjadi solusi terbaik dan menjadi bukti bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah demi masa depan generasi muda," tutupnya.

0Comments