PORTALBUANA.ASIA, KERINCI — Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu dan berbagai persoalan sosial terus diwujudkan Pemuda Ksatria Asar Humanity melalui aksi nyata di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Organisasi sosial yang berada di bawah naungan Amil Zakat Nasional dan berpusat di Kota Jambi ini menjadi wadah bagi para pemuda untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Di Kabupaten Kerinci, Pemuda Ksatria Asar Humanity berada di Desa Koto Tengah Seleman, Kecamatan Danau Kerinci, dan dipimpin oleh Muhammad Zukri.
Sejak berdiri pada 2023, Pemuda Ksatria Asar Humanity konsisten menjalankan berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari pembagian sembako kepada kaum dhuafa, fakir miskin dan lanjut usia, hingga bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana maupun menghadapi persoalan kesehatan.
Tidak hanya bantuan pangan, berbagai program kemanusiaan juga menyentuh bidang pendidikan, keagamaan dan akses air bersih. Di antaranya pembangunan sumur bor untuk sekolah, pondok pesantren dan lembaga yang membutuhkan, renovasi fasilitas sekolah agama dan masjid, serta penyediaan karpet.
Bantuan berupa Al-Qur'an dan Iqra juga disalurkan ke rumah tahfiz, TPA, mushola dan masjid sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan generasi muda.
Di bidang sosial pendidikan, organisasi ini turut menjalankan program Nasi Darurat Mahasiswa, sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan pangan.
Sejumlah kegiatan sosial telah dilaksanakan Pemuda Ksatria Asar Humanity, di antaranya pembagian paket sembako di Panti Asuhan Muhammadiyah Sebukar, penyaluran Al-Qur'an ke TPA Masjid Syattariyah dan Masjid Talang Lindung, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Sumatra Barat pada 2025.
Kegiatan lainnya meliputi program Nasi Darurat Mahasiswa, Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia di Masjid Rabbani, serta penyaluran Al-Qur'an dan Iqra ke Mushola Darul Ulum, Kelurahan Pondok Tinggi, dan Masjid Nurul Hasanah, Seleman.
Sementara itu, bantuan paket pangan dan sembako juga disalurkan kepada Pondok Pesantren Kalam Madani, Belui.
Di bidang pendidikan, Pemuda Ksatria Asar Humanity turut mendistribusikan paket belajar untuk TK Nagari Lubuk Betung, Inderapura, serta menyalurkan Al-Qur'an ke TPA Nagari Lubuk Betung, Inderapura. Program Pojok Baca juga dihadirkan di Lapangan Merdeka sebagai upaya mendorong minat baca masyarakat.
Ketua Pemuda Ksatria Asar Humanity, Muhammad Zukri, mengatakan seluruh kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin terus bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan. Bagi kami, membantu sesama tidak harus menunggu memiliki banyak, tetapi dimulai dari kepedulian dan keikhlasan,” ujar Muhammad Zukri.
Menurutnya, persoalan sosial di tengah masyarakat membutuhkan kepedulian bersama. Karena itu, Pemuda Ksatria Asar Humanity berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat memberikan manfaat secara langsung.
“Kami menyadari masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Karena itu, kami mengajak para pemuda dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun semangat gotong royong. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, insyaallah akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
Saat ini, Pemuda Ksatria Asar Humanity kembali membuka penggalangan dukungan masyarakat untuk membantu warga yang sedang membutuhkan bantuan kesehatan.
Salah satunya untuk Muhammad Gibran, bocah berusia 9 tahun asal Desa Baru Semerah, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, yang tengah menghadapi kondisi kesehatan serius yang berdampak pada fungsi otaknya.
Selain Gibran, penggalangan bantuan juga ditujukan kepada Lisnida, warga Desa Koto Aro, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, yang sedang menjalani pengobatan akibat kanker payudara.
Untuk menjaga keberlanjutan berbagai program sosial, Pemuda Ksatria Asar Humanity juga membuka penggalangan donasi melalui platform Kitabisa. Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Muhammad Zukri berharap dukungan masyarakat terhadap gerakan kemanusiaan tersebut terus tumbuh sehingga semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya.
“Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan, kami akan berusaha untuk hadir dan bergerak bersama. Semoga apa yang kami lakukan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi sesama,” tutupnya.
Berbagai aksi tersebut menjadi bukti bahwa semangat kepemudaan dapat diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong dan aksi nyata. Pemuda Ksatria Asar Humanity pun terus berkomitmen untuk berbagi, peduli dan menguatkan, khususnya bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh yang membutuhkan.

0Comments