PORTALBUANA.ASIA, KERINCI — Setelah menggelar razia penertiban pajak kendaraan bermotor selama dua hari, UPTD Samsat Kerinci melakukan pengecekan terhadap kendaraan dinas milik pemerintah daerah melalui aplikasi Samsat.
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan dinas telah memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor. Dari hasil pemeriksaan, Samsat Kerinci menemukan satu unit ambulans milik Puskesmas Semurup yang tercatat belum membayar pajak kendaraan selama kurang lebih satu tahun.
Kendaraan tersebut merupakan Suzuki APV warna putih dengan nomor polisi BH 9048 DZ.
Temuan ini menjadi perhatian karena kendaraan tersebut merupakan kendaraan dinas yang digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala UPTD Samsat Kerinci melalui Kasi Penagihan Pajak Samsat Kerinci, Soharjoni, mengatakan pihaknya melakukan pengecekan sebagai bagian dari upaya mendorong kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor, termasuk kendaraan milik pemerintah.
Soharjoni juga mengungkapkan bahwa berdasarkan pengecekan sementara, masih terdapat kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Sungai Penuh yang tercatat belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.
“Untuk Pemerintah Kota Sungai Penuh, sebenarnya masih banyak kendaraan yang belum membayar pajak. Nanti akan saya sampaikan,” ujar Soharjoni.
Ia menegaskan, data tersebut akan disampaikan kepada pihak terkait sebagai bahan evaluasi sekaligus mendorong agar kendaraan dinas yang masih memiliki tunggakan segera ditindaklanjuti.
Menurutnya, kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor berlaku bagi seluruh pemilik kendaraan, termasuk kendaraan yang digunakan oleh instansi pemerintah. Kepatuhan tersebut penting untuk mendukung penerimaan daerah sekaligus memastikan administrasi kendaraan dinas tetap tertib.
Samsat Kerinci pun diharapkan terus melakukan pendataan dan penagihan terhadap kendaraan yang masih memiliki tunggakan, sehingga tidak ada lagi kendaraan dinas yang beroperasi tanpa memenuhi kewajiban pajaknya.
(Redaksi)

0Comments