PORTALBUANA.ASIA KERINCI , Siulak Panjang – Tujuh puluh delapan tahun silam, para pejuang bangsa menukar darah dan nyawa demi satu kata keramat: Merdeka! Hari ini, di usia 80 tahun Indonesia merdeka, semangat itu kembali berkobar di Desa Siulak Panjang, Kecamatan Siulak.
Kepala Desa Siulak Panjang, Alfikri, A.Md, yang dikenal sebagai pemimpin sederhana dan merakyat, mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum HUT RI sebagai ruang kebersamaan. Tidak hanya sekadar merayakan, tetapi juga merasakan denyut perjuangan dalam tawa, kerja sama, dan persaudaraan.
Dengan penuh semangat, rangkaian acara siap digelar. Senam Merdeka akan membuka kemeriahan, bukan hanya menggerakkan tubuh, tetapi juga menyatukan hati dalam irama yang sama. Setelah itu, berbagai lomba rakyat akan mewarnai desa – panjat pinang yang menguji kekompakan, lari karung yang memicu tawa, makan kerupuk yang penuh keceriaan, hingga memasukkan paku ke botol yang mengajarkan kesabaran dan ketelitian.
Alfikri menegaskan bahwa kemerdekaan adalah warisan besar dari para pejuang yang harus terus dijaga dengan kebersamaan.
“Kemerdekaan bukan hanya cerita sejarah, tetapi nafas kehidupan yang harus kita isi dengan persatuan, gotong royong, dan cinta kepada tanah air. Semoga melalui perayaan ini, masyarakat Siulak Panjang semakin merasakan betapa indahnya kebersamaan, betapa kuatnya persaudaraan, dan betapa berharganya sebuah kemerdekaan,” tutur Alfikri dengan penuh haru.
Hari kemerdekaan adalah saat di mana seluruh lapisan masyarakat bersatu, tanpa memandang usia, profesi, atau status. Anak-anak, pemuda, hingga orang tua, semuanya larut dalam suka cita merah putih. Tawa bercampur peluh menjadi simbol bahwa kemerdekaan bukan hanya dimiliki oleh mereka yang berjuang di medan perang, tetapi juga oleh generasi hari ini yang menjaga persatuan dan kebahagiaan bersama.
Dengan kibaran bendera merah putih di setiap sudut desa, dengan suara tawa yang bergema di lapangan, dan dengan doa yang dipanjatkan di hati setiap warganya, Desa Siulak Panjang siap menyambut Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 dengan penuh cinta, syukur, dan harapan.
Merdeka adalah kita. Merdeka adalah persatuan. Merdeka adalah Indonesia. 🇮🇩 *WN*

0Comments