TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Persit KCK Dim 0417 Kerinci Angkat Warisan Budaya ke Level Nasional Lewat Anyaman Bambu Modern

Persit KCK Dim 0417 Kerinci Angkat Warisan Budaya ke Level Nasional Lewat Anyaman Bambu Modern

Persit KCK Dim 0417 Kerinci Angkat Warisan Budaya ke Level Nasional Lewat Anyaman Bambu Modern
Table of contents
×


PORTALBUANA.ASIA, JAKARTA – Rangkaian kegiatan Event “Persit Bisa” yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, memasuki puncak acara pada hari ketiga dengan menghadirkan semangat kreativitas dan pemberdayaan ekonomi yang begitu kuat. Di tengah antusiasme peserta dan pengunjung, booth anyaman bambu khas Kabupaten Kerinci milik Persit KCK Cabang XXV Dim 0417/Kerinci menjadi salah satu pusat perhatian karena berhasil menampilkan produk kriya tradisional dengan sentuhan modern yang elegan dan bernilai jual tinggi.

Sejak pagi hari, suasana aula eksklusif Balai Kartini tampak ramai dipenuhi pengunjung yang antusias menyaksikan beragam produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, di antara deretan booth yang ada, anyaman bambu khas Kerinci tampil mencuri perhatian. Produk-produk yang sebelumnya dikenal sederhana, kini berhasil disulap menjadi karya seni kriya premium dengan tampilan estetik, modern, dan berkelas.



Berbagai hasil anyaman bambu dipamerkan dengan desain yang lebih inovatif, mulai dari perlengkapan rumah tangga, aksesoris dekoratif, hingga produk bernilai ekonomi kreatif tinggi yang siap bersaing di pasar nasional. Sentuhan kreativitas para ibu Persit membuat anyaman bambu khas Kerinci tidak hanya mempertahankan nilai tradisionalnya, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan tren pasar modern.

Momentum pelaksanaan event di pusat bisnis dan pameran nasional seperti Jakarta dimanfaatkan secara maksimal oleh Persit KCK Cabang XXV Dim 0417/Kerinci untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan identitas budaya Kerinci kepada masyarakat luas. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya nyata dalam mengangkat potensi kerajinan daerah agar mampu dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan bazaar “Persit Bisa”, antusiasme pengunjung terhadap produk UMKM daerah terus meningkat. Banyak pengunjung mengaku kagum melihat transformasi anyaman bambu Kerinci yang kini tampil lebih modern tanpa meninggalkan ciri khas budaya lokal. Tidak sedikit pula pengunjung yang tertarik untuk membeli produk maupun menjalin kerja sama pemasaran.

Ketua Persit KCK Cabang XXV Dim 0417/Kerinci dengan penuh rasa bangga meninjau langsung hasil karya Ny. Dela Doni Afrianto yang dipamerkan di Balai Kartini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa para ibu Persit memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha kreatif yang mampu bersaing di panggung nasional.

“Hari ketiga ini menjadi pembuktian bahwa ibu-ibu Persit Kerinci memiliki kemampuan luar biasa yang siap bersinar di tingkat nasional. Kami tidak hanya belajar menganyam, tetapi juga belajar membangun pola pikir wirausaha. Karya-karya yang dipamerkan hari ini merupakan simbol kemandirian, kreativitas, dan kebanggaan sebagai pendamping prajurit,” ujarnya penuh semangat.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang pameran biasa, melainkan menjadi wadah pembinaan keterampilan dan penguatan ekonomi keluarga bagi para anggota Persit. Dengan kemampuan yang dimiliki, para ibu Persit diharapkan mampu menciptakan peluang usaha mandiri yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Bagi Ny. Dela Doni Afrianto, pelaksanaan hari ketiga Event “Persit Bisa” bukan hanya seremoni penutup, tetapi menjadi awal dari perjalanan baru menuju kemandirian ekonomi berbasis budaya lokal. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan di Jakarta akan menjadi bekal berharga saat kembali ke Kabupaten Kerinci, daerah yang dikenal dengan julukan “Sekepal Tanah dari Surga”.

Anyaman bambu yang dirajut dengan penuh kesabaran dan ketelatenan itu diharapkan mampu menjadi produk unggulan daerah yang memiliki daya saing tinggi. Bahkan, karya-karya tersebut diyakini dapat membuka peluang pasar yang lebih luas serta melahirkan pelaku UMKM baru dari kalangan Persit yang siap mengangkat warisan budaya Kerinci hingga menembus pasar global.

Berakhirnya pelaksanaan bazaar meninggalkan kesan positif bagi banyak pengunjung maupun peserta. Booth anyaman bambu Kerinci dinilai berhasil menghadirkan perpaduan antara nilai budaya, kreativitas, dan inovasi dalam satu karya yang bernilai ekonomi tinggi.

Melalui kegiatan ini, Persit KCK Cabang XXV Dim 0417/Kerinci berharap kecintaan terhadap produk lokal dan warisan budaya Indonesia semakin tumbuh di tengah masyarakat. Selain membuka peluang pasar yang lebih luas, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa karya anak bangsa mampu tampil membanggakan dan bersaing di era ekonomi kreatif modern.

0Comments