PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Warga Desa Permanti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, dibuat heboh dengan adanya peristiwa yang diduga melibatkan seorang pria dan seorang perempuan berstatus janda anak tiga pada Jumat malam (7/5/2026).
Menariknya, peristiwa penggerebekan tersebut terjadi hampir bersamaan dengan musibah kebakaran yang melanda wilayah Kelurahan Sungai Penuh pada malam yang sama. Di saat sebagian warga tengah dihebohkan dengan kobaran api akibat kebakaran, sebagian masyarakat lainnya justru berkerumun di Desa Permanti menyaksikan proses penggerebekan yang dilakukan warga.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pria tersebut diduga sering mendatangi rumah perempuan itu pada malam hari. Aktivitas yang dinilai tidak biasa itu disebut-sebut telah lama menjadi perhatian warga sekitar. Bahkan, menurut keterangan warga, pria tersebut beberapa kali terlihat sering bertamu kerumah wanita tersebut.
Kepala Desa Permanti saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, warga sebelumnya telah memantau aktivitas pria itu karena dinilai terlalu sering datang ke rumah perempuan yang diketahui berstatus janda.
“Memang sebelumnya sudah menjadi perhatian masyarakat karena pria tersebut sering datang dan pulang sampai dini hari. Saat dilakukan penggerebekan, keduanya diketahui sedang berbincang di dalam rumah,” ujar kepala desa.
Meski demikian, situasi tersebut langsung memicu reaksi warga lantaran keberadaan pria dan perempuan itu dinilai menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. Warga yang mendatangi lokasi kemudian mengamankan pria tersebut untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Setelah diamankan, pria dan perempuan tersebut sempat dibawa ke kantor kepala desa guna dilakukan mediasi serta pendataan oleh perangkat desa. Namun suasana di kantor desa mulai ramai setelah sejumlah pemuda dan masyarakat berdatangan untuk menyaksikan langsung proses mediasi tersebut.
Aparat desa bersama tokoh masyarakat kemudian berupaya menenangkan situasi agar tidak terjadi tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Demi menjaga keamanan dan ketertiban, kedua pihak akhirnya dibawa ke Polsek Sungai Penuh untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala desa juga menjelaskan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan di Polsek Sungai Penuh. Dalam proses penyelesaian itu, kedua pihak disebut telah membuat surat pernyataan sebagai bentuk komitmen agar persoalan serupa tidak kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Sudah diselesaikan di Polsek dan keduanya juga sudah membuat surat pernyataan,” tambah kepala desa.
Diketahui, pria yang diamankan tersebut merupakan seorang pengusaha karaoke keluarga di Kota Sungai Penuh dan disebut-sebut masih memiliki hubungan pertemanan lama dengan perempuan tersebut karena pernah bersekolah di tempat yang sama.
Hingga saat ini, pihak pemerintah desa maupun kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas lingkungan serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar agar situasi tetap aman dan terkendali.



0Comments