TSMlBUr7GfOlGSG8TpC0TSd9
Light Dark
Balita 2 Tahun Asal Lawang Agung Mendapat Perhatian Pemkot, Dinkes Akan Aktifkan BPJS

Balita 2 Tahun Asal Lawang Agung Mendapat Perhatian Pemkot, Dinkes Akan Aktifkan BPJS

Balita 2 Tahun Asal Lawang Agung Mendapat Perhatian Pemkot, Dinkes Akan Aktifkan BPJS
Table of contents
×



PORTALBUANA.ASIA, SUNGAI PENUH – Pemberitaan media mengenai kondisi balita berusia dua tahun asal Desa Lawang Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, yang berjuang melawan sakit dan terkendala biaya pengobatan, mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Balita tersebut bernama Kenzio Alaca Zonika, anak dari Vebriana Khairul Nesiah, yang saat ini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit MH Thalib Sungai Penuh.


Kondisi ekonomi keluarga yang tergolong kurang mampu membuat pihak orang tua kesulitan membiayai pengobatan sang anak. Situasi ini diperparah dengan status BPJS Kesehatan keluarga yang telah menunggak lebih dari satu tahun, sehingga tidak dapat digunakan saat dibutuhkan.


Menindaklanjuti pemberitaan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gunardi, bergerak cepat dengan memberikan respon langsung. Ia meminta pihak keluarga pasien untuk segera menghadap ke Dinas Kesehatan guna dilakukan pendataan dan pengurusan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan.


Gunardi memastikan bahwa BPJS Kesehatan keluarga pasien akan diaktifkan kembali pada 1 Februari, dengan seluruh tunggakan iuran akan ditanggulangi. Sambil menunggu proses administrasi tersebut rampung, pihak RS MH Thalib Sungai Penuh tetap memberikan pelayanan dan penanganan medis terhadap Kenzio agar perawatan tidak terhenti.


Selain dari Dinas Kesehatan, Pemerintah Desa Lawang Agung juga turut menunjukkan kepedulian terhadap warganya dengan menerbitkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai dasar administrasi bagi keluarga pasien dalam mendapatkan bantuan dan jaminan layanan kesehatan.


Atas perhatian dan bantuan dari berbagai pihak tersebut, Vebriana Khairul Nesiah, orang tua Kenzio, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia mengaku sangat terbantu dan bersyukur atas respon cepat yang diberikan.


“Saya sebagai orang tua hanya bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, pihak rumah sakit, pemerintah desa, serta semua pihak yang telah peduli dan membantu pengobatan anak kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” ujar Nesiah dengan haru.


Ia berharap, dengan adanya bantuan dan pengaktifan kembali BPJS Kesehatan, anaknya dapat terus mendapatkan perawatan secara maksimal hingga kondisinya benar-benar pulih.


Dengan adanya sinergi antara media, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak rumah sakit, diharapkan balita Kenzio Alaca Zonika dapat segera sembuh dan kembali menjalani aktivitas seperti anak-anak seusianya.

0Comments